Layanan Donatur & Mustahik

Gemilang Indonesia Salurkan THR untuk Guru Pelosok, Apresiasi Pengabdian Tanpa Lelah

Tangerang – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Gemilang Indonesia menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para guru di pelosok sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam mendidik dan membimbing masyarakat, khususnya anak-anak.

Program ini menjadi bagian dari upaya Gemilang Indonesia untuk menghadirkan kebahagiaan bagi para guru yang selama ini tetap mengajar dengan penuh keikhlasan meski berada dalam keterbatasan ekonomi.

Pada penyaluran kali ini, terdapat tiga guru yang menerima bantuan THR. Mereka adalah sosok-sosok yang selama ini mengabdikan hidupnya untuk pendidikan dan dakwah di tengah masyarakat.

Abah Rasad (70 tahun)

Salah satunya adalah Abah Rasad (70 tahun), seorang guru ngaji di Kampung Pagebangan, Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Banten. Setiap malam, Abah Rasad mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak di kampungnya. Di tengah kehidupan yang sederhana, beliau tetap istiqamah membimbing generasi muda agar dekat dengan Al-Qur’an dan tumbuh dengan nilai-nilai kebaikan.

Ibu Iyong (50 tahun)

Selain Abah Rasad, bantuan THR juga diberikan kepada Ibu Iyong (50 tahun), warga Kampung Cijeruk, Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Banten. Setiap hari beliau mengajar ngaji di rumahnya, membimbing anak-anak belajar Al-Qur’an sejak pagi hingga malam. Untuk membantu kebutuhan keluarga, beliau juga berjualan makanan ringan di sebuah PAUD yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.

Kondisi keluarga Ibu Iyong semakin berat setelah sang suami mengalami kecelakaan kerja saat menjadi kuli bangunan. Ia terjatuh dari lantai dua hingga mengalami cedera pada tangan dan harus menjalani perawatan, sehingga belum dapat kembali bekerja.

Ibu Nadroh (43 tahun)

Bantuan THR juga disalurkan kepada Ibu Nadroh (43 tahun) yang tinggal di Kampung Cirako, Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam kesehariannya, beliau mengajar sebagai guru PAUD, sementara suaminya merupakan guru honorer.

Di tengah pengabdian sebagai guru, sang suami juga berjuang menambah penghasilan dengan berjualan telur gulung di pasar malam. Pada malam hari, ia mengajar ngaji di pondok sederhana yang mereka bangun bersama, dengan sekitar 50 santri, di mana 15 di antaranya mukim dan belajar secara intensif.

Melalui program THR Guru Pelosok, Gemilang Indonesia berharap dapat memberikan dukungan dan semangat bagi para guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membangun pendidikan dan akhlak generasi muda di masyarakat.

Gemilang Indonesia menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan #TemanBerbagiKebaikan yang telah berpartisipasi dalam program ini. Dukungan tersebut menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi para guru di pelosok yang selama ini mengabdi dengan penuh keikhlasan. 🤲

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut agar semakin banyak guru di berbagai daerah yang merasakan perhatian dan dukungan dari masyarakat.

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadi #TemanBerbagiKebaikan

Bantu Ratusan Anak Indonesia Mendapatkan Pendidikan Layak

Campaign Terkini